Dana Pendidikan 20 Persen dari APBD Masih Kurang
Banyak Bangunan, Sarana dan Prasarana Sekolah Perlu Perhatian
SAMARINDA. Komitmen Pemkot Samarinda dan beberapa daerah di Kaltim yang mengalokasikan dana pendidikan sebesar 20 persen dari APBD-nya, menurut pengamat pendidikan dan sosial politik Prof DR Adri Paton Msi sangat baik, tetapi anggaran segitu sebenarnya masih sangat kurang, untuk membangun pendidikan yang berkualitas.
Apalagi bila anggaran 20 persen itu ternyata tak dipenuhi alias masih dikurangi, tentu lebih parah. Menurut Direktur Pascasarjana Magister Ilmu Administrasi Negara Unmul Samarinda itu, masih banyak sarana dan prasarana pendidikan yang masih harus dibangun.
Masih tak sulit ditemukan sekolah yang atapnya bocor atau mau roboh di Samarinda juga daerah lain di Kaltim. Terutama sekolah di daerah pinggiran, karena mendapat porsi perhatian sangat terbatas. Seharusnya, pemerintah tak boleh memberi perhatian yang berbeda, karena imbasnya pasti terjadi kecemburuan di masing-masing sekolah atau bahkan pengelompokan. Padahal tujuan utama pendidikan adalah mempersiapkan generasi muda yang handal dan terdidik, bila ini tidak diperhatikan, tentu tak akan tercapai.
"Coba perhatian Banten, mengalokasikan anggaran pendidikan sampai 30 persen, ini sangat membantu dunia pendidikan. Peningkatan sarana, prasarana dan mutu pengajarnya tentu akan menjadi prioritas. Diharapkan, sudah tidak ada lagi sekolah yang nyaris roboh atau tidak punya sarana yang tak memadai," kata Adri Paton, ditemui Sapos belum lama ini.
Menurutnya sangat wajar kalau dunia pendidikan mendapat perhatian yang lebih, bahkan menjadi prioritas. Karena, dengan pendidikan yang baik, ditunjang sarana dan prasarana mendukung, diharapkan bisa menghasilkan anak didik yang kualitas.
"Ini yang harus diperhatikan, karena tanpa memprioritaskan pendidikan, tentu akan menghasilkan anak didik yang bisa saja diragukan, karena sarana pendukungnya yang sangat minim," tandasnya lagi.
Ia juga meminta kepada pemerintah memberi kesempatan kepada Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, sebagai universitas negeri satu-satunya di Kaltim terlibat dan berkiprah, baik dalam memberi kontribusi pemikiran, maupun tenaga dalam dunia pendidikan. "Saya kira sangat wajar, bila Unmul sebagai satu-satunya universitas negeri di Samarinda, minta diberi peran yang lebih dalam dunia pendidikan. Ini pun sebagai bentuk pengabdian warga Unmul terhadap bangsa dan negara," tuturnya. (ias)
sumber : http://www.samarindacity.com/node/3063
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar