04/03/09

^^EVALUASI PEMBELAJARAN part 5^^

Disdik Rokan Hilir Gelar Sosialisasi UN, UASBN, dan BOS
Oleh : Andi Gunawan
26-Mar-2009, 15:55:35 WIB

KabarIndonesia-Bagansiapiapi, Saat Gelar Sosialisasi Ujian Nasional (UN), Ujian Akhir Sekolah Berstandart Nasional (UASBN) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kota Ikan Bagansiapiapi, Bupati Rokan Hilir menyatakan; ”Bersungguh-sungguh dengan tidak adanya ilmu tidak akan menjadi, Berilmu tidak dengan sungguh-sungguh juga tidak akan menjadi”.

Sekitar pukul 09.40 Wib, Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) beserta rombongan memasuki gedung Aula Perguruan Wahidin jalan Pahlawan Bagansiapiapi, Rabu kemarin (25/3). Bupati H. Annas Maamun, Kepala Daerah Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau ikut menghadiri dan membuka acara sosialisasi yang diadakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rohil.

Gelar Sosialisasi Ujian Nasional (UN), Ujian Akhir Sekolah Berstandart Nasional (UASBN) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tersebut dihadiri sekitar ribuan orang. Tampak kepala Dinas, Badan, Kantor di lingkungan Pemdakab Rohil, kepala-kepala sekolah dari SD hingga SMU, camat dan lurah serta penghulu juga ketua RW, kepala Dusun maupun ketua RT juga ikut menghadiri acara tersebut.

“Ujian Nasional dan UASBN adalah salah satu instrument pendidikan yang bermutu untuk diselenggarakan pada setiap tahunnya oleh sebab itu di tahun 2009 ini, UAN akan dilaksanakan pada bulan April untuk setingkat SMU dan SMP serta untuk setingkat SD pada tanggal 11 sampai dengan 13 Mei mendatang,” unkgap Drs. Ferry Hendra Parya, MSi. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Rohil di saat memberikan laporan kegiatan Dinas Pendidikan ini. Selanjutnya Kadisdik Rohil mengharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini maka dana bantuan berupa BOS dapat tersalurkan dan tepat sasaran serta dapat benar-benar terwujudkan di Kabupaten Rohil. ”Bantuan dana BOS benar-benar dapat diwujudkan di Kabupaten Rokan Hilir ini,” ujar Ferry. Masih menurut laporan Ferry bahwa peserta sosialisasi ini dari kepala sekolah se-Rokan Hilir dari tingkat SD sederajat hingga SMA sederajat yang berjumlah 587 orang ditambah pengurus sekolah, dan kepala cabang dinas pendidikan Rohil.

Kepala Disdik Rohil ini juga mengungkapkan bahwa sosialisasi bantuan dana BOS di Kabupaten Rohil juga diikuti oleh sebanyak 371 orang kepala sekolah dasar dan 92 orang kepala sekolah menengah pertama dimana sebagai nara sumber didatangkan dari Provinsi Riau. Kemudian, ditambahkan Ferry bahwa dinas pendidikan Kab Rohil telah melakukan sosialisasi dan pemantauan pada setiap sekolah mulai pada bulan Pebruari dan juga telah mengadakan Try Out pada tanggal 27-28 Pebruari yang lalu. Tujuan untuk mengadakan Try Out tersebut agar mendapatkan hasil yang memuaskan pada saat yang sesungguhnya. “Sehingga pada saat yang sesungguhnya dapat hasil yang maksimal,” terangnya.

Selanjutnya Kadisdik Rohil, Drs. Ferry. H. Parya mengatakan bahwa bantuan dana BOS di kabupaten Rokan Hilir kurang lebih sekitar 45 milyar dalam setahun. “Dana BOS di kabupaten Rokan Hilir sekitar 11 Milyar lebih per-triwulan sehingga dalam setahun diperkirakan lebih kurang 45 milyar,” tuturnya mengakhiri. Sedangkan H. Annas Maamun Bupati Kabupaten Rokan Hilir mengatakan yang terpenting dalam sosialisasi ini adalah agar bagaimana cara mengangkat mutu pendidikan saat sekarang ini dapat lebih meningkat lagi sehingga kita diajak untuk berfikir secara logika untuk merubahnya. “Mengingat masalah ujian ini, apa yang didapat selama masa pendidikan bagi murid sekolah,” katanya.

Untuk itu para guru di sekolah dituntut agar bersungguh hati dalam mengajar anak didiknya. ”Kesungguhan dari Bapak dan ibu untuk memberikan pendidikan yang terbaik kepada muridnya,” ujar Annas maamun. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Rokan Hilir juga mengemukakan bahwa kerja yang sungguh-sungguh harus dibarengi dengan ilmu, begitu juga sebaliknya. “Bersungguh-sungguh dengan tidak adanya ilmu tidak akan menjadi, berilmu tidak dengan sungguh-sungguh juga tidak akan menjadi,” tandasnya. Kemudian sebagai guru dianjurkan juga harus terus belajar mengikuti perkembangan tekhnologi yang semakin maju dan juga harus direncanakan sebelumnya. “Siapkan segala sesuatu untuk kerja besok dengan membuat rencana kerja di agenda besok. Jangan mentang-mentang sebagai guru tidak mau belajar,” lugasnya.

Tentang dana BOS berdasarkan hasil pemeriksaan BPK bahwa kabupaten Rohil bermasalah maka hal ini jangan lagi terjadi. “Kita salah satu diantaranya yang bermasalah tentang dana BOS, coba mulai saat ini kita perbaiki” kata Bupati. Ditambahkannya supaya terjalin komunikasi yang baik dan saling kerjasama, yang terpenting adalah agar tidak terjadi mis komunikasi. “Jangan kerja dikendalikan oleh Kepala Dinasnya saja, kepala sekolah juga punya hak, kacab dinas juga punya hak. Dana BOS ini harus dipertanggung-jawabkan” tuturnya.

Setelah acara tersebut Bupati H. Annas Maamun memberikan secara simbolis bantuan kepada anak yatim berupa sarung, seragam sekolah, dan alat-alat sekolah juga berupa bantuan tunjangan kepada pendidik, kepala sekolah, penghulu, lurah, sekretaris desa, Kades, ketua RW, kepala Dusun, dan juga ketua RT. (*)

sumber : http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=13&jd=Disdik+Rokan+Hilir+Gelar+Sosialisasi+UN%2C+UASBN%2C+dan+BOS&dn=20090325210014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar