Kamis, 2008 Juni 19
Penerapan E-learning di INDONESIA
E-learning, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan E-learning ?Apa keunggulannya? dan bagaimana penerapannya di Indonesia ?
E-learning sudah banyak digunakan oleh instansi atau pihak yang ingin Organisasinya berkembang mengikuti era globalisasi, teknologi dan informasi saat ini baik untuk organisasi itu sendiri, karyawan, maupun murid/mahasiswa (bagi instansi pendidikan). E-learning ini digunakan dengan memanfaatkan media elektronik untuk menyampaikan segala informasi sesuai dengan tujuan instansi yang menggunakannya, media elektronik ini antara lain : internet, intranet, dan media-media elektronik lain yang memungkinkan antara pengguna satu dengan pengguna lainnya dapat saling berkomunikasi, mencari informasi, memberikan informasi yang dimiliki, dan lain-lain.
(kutipan)
Mengenai pengertian dari E-learning itu sendiri banyak pakar yang menguraikan definisi e-learning dari berbagai sudut pandang. Definisi yang sering digunakan banyak pihak adalah sebagai berikut:
E-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain [Hartley, 2001].
E-learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone [LearnFrame.Com, 2001].
E-learning adalah semua yang mencakup pemanfaatan komputer dalam menunjang peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk di dalamnya penggunaan mobile technologies seperti PDA dan MP3 players. Juga penggunaan teaching materials berbasis web dan hypermedia, multimedia CD-ROM atau web sites, forum diskusi, perangkat lunak kolaboratif, e-mail, blogs, wikis, computer aided assessment, animasi pendidkan, simulasi, permainan, perangkat lunak manajemen pembelajaran, electronic voting systems, dan lain-lain. Juga dapat berupa kombinasi dari penggunaan media yang berbeda [Thomas Toth, 2003; Athabasca University, Wikipedia]
(/kutipan end)
Dari beberapa definisi diatas, menurut saya E-learning merupakan suatu proses belajar mengajar dengan menggunakan media elektronik yang memungkinkan user dapat mendapatkan dan mengupload(mensharing) informasi yang dibutuhkan dengan menggunakan media tersebut (yang terhubung dengan jaringan), misalnya internet,intranet,mobile dan lain-lain.
Keunggulan penggunaan metode E-learning ini antara lain:
Menghemat biaya, disini E-learning dapat menghemat biaya secara keseluruhan (contoh pendidikan) yang meliputi tempat, infrastruktur dan lain-lain, serta biaya perjalanan.
Dapat belajar kapanpun dan dimanapun (selama ada jaringan mobile, internet/intranet)
Proses belajar akan lebih mudah karena materi dapat di copy(salin) dan di pelajari secara berulang-ulang.
Penyampaian materi yang standart, yaitu tidak terpengaruh pada cara mengajar pengajar seperti di kelas yang mempunyai cara mengajar yang berbeda-beda.
efektif, efektif disini yaitu menigkatnya implementasi dari materi-materi yang disajikan dengan metode E-learning seperti: website, aplikasi flash, pemrograman dan lain-lain daripada dengan cara tradisional.
Dapat melatih pelajar lebih mandiri untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
Jangkauan wilayah yang sangat luas
Penyampaian materi yang sangat cepat karena menggunakan media internet dan jaringan.
PENERAPAN E-LEARNING DI INDONESIA
Di indonesia E-learning sudah lama diterapkan dan mendapat respon yang positif dari masyarakat, ini karena memberikan kemudahan bagi pelajar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan baik yang diperoleh maupun yang belum pernah diperoleh. dengan E-learning pelajar dapat dengan cepat belajar dan mendapatkan informasi serta dengan mudah mengimplementasikan materi yang dibutuhkan.
Tetapi di Indonesia penerapan E-learning menurut saya masih belum optimal karena masih terdapat kendala-kendala antara lain :
Investasi awal yang digunakan untuk membangun E-learning sangat mahal baik dalam segi biaya maupun SDM, sehingga jika tidak dikelola dengan benar akan mengakibatkan kerugian.
E-learning membutuhkan media komputer, SDM, jaringan dan infrastruktur yang handal tetapi beberapa perusahan (salah satu contohnya) di Indonesia masih belum memiliki beberapa teknologi tersebut. sehingga penerapan E-learning kurang menyeluruh
Biaya yang digunakan untuk mengakses informasi yang dibutuhkan seringkali mahal (bagi masyarakat Indonesia) contohnya tarif internet yang lumayan mahal dibandingkan dengan negara tetangga kita (red: kapan internet murah :) )
Masih sedikitnya Orang yang mampu membuat design penyampaian E-learning (paket pelajaran E-learning) yang memadai, ini karena E-learning berbeda dengan metode pembelajaran dengan penyampaian secara training konvesional. sehingga proses penyampaianya harus tepat.
Masih sedikit masyarakat kita yang mampu menerapkan budaya belajar secara mandiri atau mengikuti intruksi dari komputer, sehingga Manajemen pembelajaran masyarakat Indonesia perlu ditingkatkan dan diperbaiki untuk mendukung penerapan E-learning di Indonesia mulai SEKARANG.
sumber : http://cyberzoom-iioi.blogspot.com/2008/06/penerapan-e-learning-di-indonesia.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar